Berbudi Bagai Pisang Lebat

Pada Suatu hari hidup seorang anak yang bernama Danu.Ia adalah anak yang pintar,namun kepintarannya tersebut membuat dirinya sombong dan tidak berterimakasih.Dia merasa bahwa dirinyalah yang paling benar.

Cerita ini berawal dari sekolah Danu.

Danu memulai hari dengan menyombongkan nilai 100nya didepan hadapan teman-temannya.Ia juga mengejek nilai teman-temannya yang jelek.Salah satu teman yang di ejeknya itu bernama Joko.Joko adalah anak yang kurang pintar dibanding Danu.Ia mendapatkan nilai yang sangat kecil.Danu mengejeknya dengan ejekan yang menyakitihati.Pada saat di ejek Danu,Joko langsung terdiam sambil menahan amarah dan dendamnya kepada Danu.

Bell sekolahpun berbunyi “Tet…Tet….Tet….”.Seluruh siswa dan siswi sekolah pun masuk.Oleh guru Danu dan teman-temannya diberi pengumuman bahwa besok ada ulangan Bahasa Indonesia.Joko dan teman-temannya langsung mencatat pengumuman tersebut di buku tugas,sementara Danu hanya diam dan bersantai seolah olah menyepelekan ulangannya tersebut.

Dirumah Joko.Joko sibuk untuk bersiap menghadapi ulangan besok,sementara Danu mala bermalas-malasan sambil berkata”ahh..ulangan Bahasa Indonesia mah gampang…”.Walaupun Danu sudah di bentak-bentak oleh ibunya danu tetap saja bermalas-malasan menonton TV.Ibunya sudah kesal,kemudian ibunya langsung menjewer telinga Danu.Danu pun kesakitan.Namun Danu hanya berkata”Tenang aja bu…nlai danu pasti bagus kok….”.

Keesokan harinya Danu dan teman-temannya mulai mengisi lembar ulangan.Joko mengisinya dengan serius karena ia ingin mengalahkan Danu agar danu merasa malu dengan apa yang telah dia lakukan.Bell istirahatpun berbunyi”tet…tet…tet…”itu tanda bahwa waktu mengisi lembar jawaban sudah habis.Seluruh siswa dan siswi di kelas itupun serentak mengumpulkan lembar jawabannya tersebut,kecuali Danu.Danu gemetaran,berkeringat dan seperti ketakutan.Ia takut kalau nilainya itu jelek karena ia tidak belajar semalam.Danupun kemudian mengumpulkan lembar jawabannya tersebut.

Danu pulang dengan muka cemberut.Pada saat membuka pintu ibu Danu sudah berada di depan mukanya.ibunya berkata”Bagai mana ulangan mu?”.danu hanya membalas dengan perkataan”Liat saja nanti”sembari menampakan muka cemberut.Ibunya langsung berteriak dan memarahi Danu”Danu!!!!!Sudah ibu bilang!Belajar!jangan malas-malasan!Sebagai gantinya ibu akan menghukummu!Kamu harus belajar tiap hari!”.Danu tambah cemberut.

Keesokan harinya hasil ulangan diumumkan oleh wali kelas atu guru di kelas tersebut”Amira 90,Hana 92,Yasmin 87,Rosa 85,Lisa 95,Dhika 95,Mahen 86,Dava 90,Gema 87,Danu 20,Joko 100!!”.Guru dikelas tersebut bertanya kepada Danu”Danu,nilai mu kok turun?”Danu hanya terdiam dan menulis dibukunya”Saya tidak belajar semalam bu…..” Danupun merasa malu karena nilainya itu sangat kecil.Iapun betekad untuk belajar lebih giat lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s