Cerita Tentang Ummiku Tersayang

Karya : Ilham Nurfathiya

 

 

Hari ini aku tahu,betapa cintanya dia kepadaku…

Saat ia Merawatku selama 9 bulan dalam kandungannya…

Saat ia Berdo’a untuk keselamatan ku…

Saat ia Berusaha dengan susah payah…

Mempertaruhkan nyawa untuk melahirkan ku…

Itu senua ia lakukan hanya untuk ku…

Apakah kalian tahu?

Saat aku lahir…

Ia begitu gelisah,khawatir,dan takut…

Gelisah karena tidak tahu bagai mana kesehatanku saat dilahirkan…

Khawatir akan keadaan badanku saat dilahirkan…

Takut aku kembali kepada yang diatas…

Karena pengalaman buruknya yang telah lama terjadi…

Ia menganggapku sebagai anugrah terindahnya…

Ia begitu bahagia…

Sampai ia tak merasakan sakit setelah melahirkanku…

Saat aku lahir…

Aku berusaha unutk mengungkapkan sesuatu..

“Ummi…Ummi… ini aku… Anakmu”

Namun aku tak bisa untuk berbicara…

Hanya tangisan yang keluar dari mulutku…

Selama ini…

Saat aku tidur…

Ia selalu mencium keningku…

Sembari berdo’a untuk ku…

Ya Allah, jadikan anaku ini menjadi anak yang shaleh…

Menjadi anak yang pintar….

Dan selalu ingatkepada orang tuanya…

Ternyata aku selama ini telah salah…

Tak mendengarkan nasihatnya…

Padahal,

Nasehatnya untuk mendekatkan ku kepadanya…

Agar ia bisa menjagaku…

Ia telah berharap…

Agar aku menjadi orang yang lebih baik darinya…

Lebih sukses darinya…

Lebih taat darinya…

Berharap agar aku dapat mencapai cita-citaku…

Ternyata perlakuan ku selama ini telah salah…

Meninggalkannya dengan cepat…

Pergi tanpa mengucapkan salam kepadanya…

Membantah omongan-omongannya…

Tak menghiraukan kata-katanya…

Ummi…

Aku baru tersadar baru-baru ini…

Bahwa kau sangat-sangat menghawatirkanku…

Aku tersadar saat aku membaca tulisanmu…

Takuasa aku menahan tangis karena itu..

Takuasa aku berhenti memikirkan kesalahanku padamu

Maafkan aku Ummi…

Selama ini aku telah melakukan banyak dosa kepadamu…

Maafkan aku Ummi…

Aku ingin menhapus semua kesalahan ku kepadamu….

Maafkkan aku Ummi…

Aku tak ingin kau sakit hati karenaku…

Ummi…

Ada satu kalimat yang ingin aku ucapkan…

Aku bannga dan bahagia…

Mempunyai ummi sepertimu…

Ummi…

Ingin rasanya aku membalas semua jasa-jasamu…

Namun aku takkuasa…

Akuhanya bisa memberikan do’a untuk mu…

“Rabbana Atina fidunya hasanah wafil akhirati hasanah wakina azabannar”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s